Langkah
langkah penulisan karya ilmiah harus dipahami seorang calon peneliti, sebelum
memutuskan untuk melakukan penelitian ilmiah. Hal ini karena prosedur ini
merupakan penentu apakah sebuah penelitian bisa dikatakan bermutu atau tidak.
Selain itu, dari tahapan yang dilakukan saat menulis karyanya, kita bisa
menentukan apakah sebuah tulisan bisa dikategorikan sebagai karya ilmiah atau
belum.
Ini yang
terkadang belum disadari oleh para peneliti pemula ketika hendak melakukan
sebuah penelitian dan pembuatan karya ilmiah. Hal ini biasanya banyak menimpa
para mahasiswa yang hendak menulis tugas akhir atau skripsi. Mereka memahami
langkah langkah penulisan karya ilmiah yang benar dan sesuai dengan kaidah yang
berlaku.
Padahal
langkah langkah penulisan karya ilmiah tersebut memiki peran yang tidak kecil
dalam sebuah penelitian. Karena langkah tersebut akan menuntun mereka untuk melakukan
tahapan penelitian secara benar dan sesuai kaidah ilmiah yang berlaku.
Langkah
langkah Penulisan Karya Ilmiah
Untuk itu,
sebelum melakukan penelitian dan membuat laporannya, kita harus memahami
langkah langkah penulisan karya ilmiah. Hal ini bertujuan agar apa yang sudah
kita lakukan tidak sia-sia, karena ada kaidah yang dilanggar dalam proses
penuliisan karya ilmiah tersebut.
Beberapa
langkah langkah penulisan karya ilmiah tersebut di antaranya :
- Menentukan latar belakang
masalah. Hal ini sebagai informasi kepada pembaca, mengapa sebuah
penelitian dilakukan.
- Pembatasan masalah bahasan. Hal
ini digunakan agar penelitian bisa lebih terfokus pada satu hal saja, dan
juga agar pembaca lebih bisa memahami mengenai konten yang akan dibahas
dalam penelitian dan karya ilmiah tersebut.
- Pembuatan Hipotesis. Hipotesis
adalah kesimpulan awal dari masalah yang diangkat. Dan penelitian
merupakan sebuah pembuktian, apakah hasil penelitian sesuai dengan
hipotesis atau tidak.
- Metode Penelitian. Berisi
tentang metode penelitian yang akan dilakukan.
- Menentukan sample atau populasi
penelitian. Hal ini bermanfaat agar kita bisa mendapatkan hasil penelitian
yang mampu mewakili obyek penelitian secara tepat.
- Pengolahan data. Ini merupakan
proses lanjutan dari hasil survey yang dilakukan pada sample. Untuk
pengolahan data, bisa menggunakan software bantuan pengolahan data seperti
SPSS.
- Membaca hasil pengolahan.
Setelah data diolah melalui komputer, kita harus membaca hasil pengolahan
yang biasanya masih berupa data baku. Untuk itu, kita harus bisa
menerjemahkan ke dalam bahasa tulisan.
- Membuat kesimpulan. Dari data
yang diperoleh, akan didapat sebuah kesimpulan apakah penelitian tersebut
sesuai dengan hipotesis atau tidak. Dalam bahasa ilmiah, disampaikan
dengan cara menolak hipotesa atau menerima hipotesa.
Membuat saran. Setelah kesimpulan, penulis harus
bisa memberikan saran dan masukan pada obyek penelitian. Dasarnya menggunakan
data yang didapat pada penelitian tersebut. Hal ini merupakan wujud tanggung
jawab peneliti untuk turut membantu penciptaan kondisi yang lebih baik pada
obyek penelitian.
Sumber : www.anneahira.com
good. materinya bermanfaat. d'tunggu kunjungan baliknya d'blogku. hehe ^^
BalasHapus